Divisi Sosial dan Budaya
Visi
Menjadi pusat advokasi dan pelestarian nilai-nilai sosial dan budaya yang inklusif, adaptif, dan inovatif di lingkungan REM Institute dan masyarakat luas, sebagai landasan keharmonisan sosial dan identitas budaya bangsa.
Misi
-
Mengidentifikasi, mengkaji, dan mendokumentasikan nilai-nilai sosial, tradisi, dan budaya lokal yang sedang
mengalami pergeseran atau terancam terkikis oleh modernisasi dan globalisasi. -
Menyelenggarakan program pendidikan, pelatihan, dan kegiatan kesenian/kebudayaan yang memperkuat
pemahaman budaya lokal dan meningkatkan apresiasi terhadap keberagaman budaya. -
Mengembangkan kolaborasi dengan komunitas budaya, kelompok masyarakat adat, seniman lokal, dan
institusi pemerintahan untuk pelestarian budaya dan penguatan kohesi sosial. -
Mengintegrasikan budaya dan nilai-nilai sosial dalam kebijakan internal REM Institute dan dalam setiap
kegiatan institusi, agar budaya menjadi bagian dari identitas dan praktik sehari-hari. -
Menggunakan media, teknologi digital, dan inovasi kreatif untuk menyebarluaskan pemahaman budaya dan
nilai sosial, serta memperluas jangkauan dan dampak program.
- Meningkatkan kesadaran dan pemahaman mahasiswa/staff REM
Institute terhadap keberagaman budaya dan nilai sosial lokal melalui edukatif minimal 2 kali per semester. - Membantu menjaga dan memulihkan tradisi/budaya lokal yang mulai hilang, melalui dokumentasi, pelatihan, dan event budaya tahunan.
- Membangun jaringan mitra keberlanjutan budaya (komunitas adat, sanggar seni, pemerintah daerah) untuk program bersama.
- Menjadi rujukan internal REM Institute dalam hal kebijakan budaya, misalnya memasukkan standar budaya/sosial dalam etika institusi, acara institusi, dan kebijakan program.
- Memfasilitasi ruang apresiasi budaya (pameran, pertunjukan, seminar, media digital) di kampus dan masyarakat sekitar.
